kecerdasan buatan

Sejarah Perkembangan AI Serta Pengaruhnya Dalam Kehidupan

Tahukah anda bahwa pengaruh Artificial intelligence atau yang biasa di sebut dengan AI maupun kecerdasan buatan adalah salah satu temuan yang sangat signifikan dalam sejarah dunia modern dan dari AI sendiri dunia yang telah kita ketahuii sebelumnya oleh manusia telah banyak berubah tapi tidak banyak orang yang menyadarinya.

Bagaimana tidak, AI mempengaruhi aspek dalam kehidupan sehari hari dan setiap industri yang berjalan mulai dari agrkultural, dunia otomotif, transportasi, gaming, dan lain sebagainya adalah bukti bahwa AI adalah pemimpin dalam perkembangan dunia tech. Bahkan dalam pengembangan dunia robotik yang di lakukan di masa sekarang dan kedepannya di masa depan semuanya akan bergantun pada kecerdasan buatan ini dan bukan tidak mungkin AI suatu hari akan lebih mempngaruhi hidup manusia lebih dalam lagi.

Lantas bagaimana sih sejarah penemuan AI ini terjadi dan apa yang melatar belakanginya dan mari kita lihat sejarah perkembangan AI terlebih dahulu.

Lahirnya AI Pertama Kali Dan Perkembangannya

Semua ini di awali terjadi di abad ke 17 sebuah abad yang belum jauh meninggalkan manusia dimana Rene Descartes mengemukakan teorinya yang sangat terkenal dan menginspirasi sejumlah ilmuwan dunia sejak saat itu yaitu tubuh mahkluk hidup bukan lah apa apa yang adalah hanya sekumpulan mesin yang terhubung dan sangat rumit. Dari teori dari Rene ini yang banyak memberikan inspirasi kepada ilmuwan untuk melakukan pemograman AI di masa yang lebih mendatang.

Selain itu Blaise Pascal seorang fisikiawan dan ilmuwan ternama pada masa itu juga menciptakan mesin penghitung digital mekanis pertama yaitu pada tahun 1642 dan juga di lanjutkan dengan North Whitehead dan juga Bertrand Ruseel yang pernah menerbitkan buku prinsip matematika yang dapat merombak logika formal sehingga mengejutkan para ilmuwan di masa itu. Ada juga terbitan kalkulus logis yang di kemukakan oleh Waren Mc Culloch dan juga Walter Pitts sehingga dari kesemuanya ini memberikan fondasi yang kuat dalam pengembangan AI

Namun apa yang di kemukakn di atas hanya lah sebagai gambaran kasar akan tanda tanda kemunculan dan pemanfaatan yang melatar belakangi AI tercipta saja hingga tiba di tahun 1950an dimana program AI pertama benar benar di kembangkan untuk mengoperasikan mesin Ferranti Mark I yang di gunakan universitas di inggris yaitu University of Mancehester. Program AI pertama ini merupakan program yang di tulis oleh Christopher Strachey yang memberikannya nama program permainan naskah. Dan juga program permainan catur pertama di buat dan di tulis oleh Dietrich Prinz, dan John Mc Carthy memberikannya istilah kecerdasan buatan atau dalam bahasa inggrisnya Artificial Intelligence.

Selama periode tahun 1960 an merupakan periode usaha aktif dalam menyempurnakan istilah program AI yang mulai serius di kaji setelah sebelumnya Alan Turing juga memperkenalkan Turing Test yang merupakan bagin dari alternatif cara mengetek prilaku cerdas pada manusia dan Joseph Weizenbaum mendirikan ELiZA yan adalah bot chatter yang juga menerapkan psikoterapi Rogerian. Joel moses cukup aktif selama 1960an hingga 1970an mendemokan kekuatan dari perhitungan simbolis yang dapat ia integrasikan dalam masalah ke dalam program Macsyma. Program ini bergerak dalam bidang ilmu pengetahuan matematika.

Dan di ikuti dengan Marvin Minsky serta juga Alain Colmerauer juga mengeembangkan bahasa komputer prolog yang berlanjut pada Ted Shortlffe program dari sistem yang di basiskan ke dalam aturan untukĀ  merepresentasikan pengetahuan umum dan inferensi ke dalam diagnosa dan juga berbagai terapi medis yang sering kali di sebut sebagai sistem pakar pertama. Hal yang sama di lakukan oleh Hans Moravec dalam menciptakan program AI yang bisa membuat kendali atas kendaran yang melintas ke jalan yang bercabang dan penuh tantangan, uji cobanya mendapatkan kendali komputer sepenuhnya dan di lakukan dengan mandiri serta berhasil memberikan kontribusi yang membuka mata dunia pengetahuan.

Memasuki era tahun 80 perkembangan jaringan saraf juga telah di gunakan secara luas dengan menerapkan algoritma yang telah di kaji dan menggunakannya secara penginversian sehingga membuat perambatan berbalik dan di jelaskan dengan baik oleh Paul John Werbos di tahun 1974. Selang 8 tahun kemudian seorang ahli fisiki bernama Hopfield juga menggunakan teknik ini untuk menganlisa statistika dan pengoptimalan penggunaanya.

Di tahun 1985 ada banyak kelompok riset yang bermunculan dan mereka secara keseluruhan menyimpulkan algortima propagansi balik yang dimana algortima ini memberikan kemajuan besar dalam ilmu komputer dan psikologi kedepannya. Dan maju ke tahun 1990an AI begitu mengguncang dunia ketika program komputer dari IBM dengan nama Deep Blue masuk dalam dunia olahraga permainan catur yang membuat juara dunia grand master Garry Kasparov tercengang saat ia di kalahkan oleh program AI yang sangat sederhana dengan melawannya melalui komputer dua dimensi. Kasparov sebagai salah satu pecatur terbaik di sepanjang sejarah mungkin pernah berpikir kalau ia bisa di kalahkan oleh grand master dunia lainnya tapi ia mungkin tidak pernah terpikirkan untuk di kalahkan oleh komputer. Pertarungan kasparov melawan AI terjadi di tahun 1997 dan berlangsung 6 game, jadi ini bukan karena kelengahan dari Garry yang hanya kalah dalam satu set game tapi di tanding sepanjang enam ronde. Dan sejak saat itu lah semuanya mulai berubah dari segi perspektif dan pengembangan AI lebih di tekankan lagi.