Sejarah bumi

Asal Usul Teori Terbentuknya Planet Biru : Bumi

Bumi adalah sebuah planet di dalam tata surya kita. Merupakan planet ketiga dari bintang matahari dan merupakan satu satunya planet yang memiliki kehidupan. Planet bumi sangatlah spesial di bandingkan planet planet lainnya karena merupakan satu satunya tempat hidup dan berkembang biaknya manusia dan berbagai spesis lainnya seperti hewan dan tumbuhan dan berbagai mahkluk yang lebih kecil lainnya.

Tentunya sebagai manusia sebagai penguasa bumi, pasti pernah terpikirkan dan terlintas pikiran bagaimana sih sejarah terbentuknya bumi dan bagaiaman manusia bisa hidup di dalamnya. Sepanjang sejarah manusia juga sudah ada banyak sekali teori teori akan penciptaan bumi ini baik dari ilmu pengetahuan maupun teologi semua memiliki teori yang menarik dan beralasan.

Maka dari itu di artikel ini kami akan membahas sejarah tersebut dan melacak dari mana datangnya asal usul terbentuknya bumi ini dan melihat ke dalam perspektif yang mendalam dan kami harapkan bisa memberikan sepenggal informasi yang berkontribusi dan berguna untuk anda para pembaca.

Namun dalam pembahasan kali ini kami akan menyajikan pembahasan ini lebih ke sisi pengetahuan dan ilmiahnya dan sepertinya pengetahuan ini pastinya pernah sudah di ajarkan di saat semasa sekolah walaupun mungkin materi yang di berikan ini lebih susah di cerna dengan bahasanya berbelit belit dan kemudian kita lupakan.

Ada beberapa teori menarik dari pembentukan bumi yang di kemukakan oleh para ahli pengetahuan dan berikut ini kami rangkung beberapa teori populer di antaranya teori big bang juga.

  • Teori Nebula

Dari teori ini di kaitkan bahwa bumi adalah bagian dari tata surya yang juga tata surya kita adalah bagian dari sebuah galaksi besar bernama galaksi bima sakti.

Pada awalnya matahari dan planet planet yang ada di dalam tata surya kita hanya berbentuk gas dan kabut yang sangat pekat dan luar biasa besar.  Ini adalah tahapan pertama dari teori ini.

Lanjut ke tahapan berikutnya, kabut dan gas ini kemudian perlahan mulai berputar putar sehingga membentuk sebuah pola lingkaran. Perputaran kabut dan gas ini yang akhirnya membentuk matahari dengan konsentrasi massa yang besar.

Di lanjutkan dengan tahapan ketiga dimana gas dan kabut yang lebih kecil juga mengikuti perputaran sehingga membentuk planet planet di tata surya yang kemudian secara teratur mengelilingi matahari.

  • Teori Bintang Kembar

Teori ini tidak terlalu populer di bandingkan teori lainnya namun tidak ada alasan untuk menceritakan teori ini. Teori ini di buat oleh ahli astonomi yang bernama Raymond Arthur Lyttleton. Menurut bapak Arthur ini galaski bisa juga di sebuat sebagai kombinasi dari bintang kembar yang cukup indentik.

Dan yang menarik adalah salah satu bintang kembar ini meledak sehingga membuat banyak material di dalamnya dan seklilingnya terlempar. Nah dari hasil percikan dan ledakan yang kuat ini kemudian terapung di dalam angkasa dan membuat nya mengelilingi bintang yang di sebut dengan matahari. Hasil pecahan itu kemudian memadat dan akhirnya menjadikannya sebagai planet

  • Teori Big Bang

Dari semua teori akan pembentukan bumi dan alam semesta teori big bang adalah yang paling favorit dan populer serta menjadi rujukan kajian para ahli pengetahuan angkasa. Hal ini tentu tidak datang karena favoritisme belaka karena teori ini sangat beralasan kuat dan memiliki penjabaran yang ilmiah.

Teori ini menceritan bahwa alam semesta pada awalnya hanya sekumpulan kabut dan telah ada sejak milliaran tahun yang lalu. Dari milliaran tahun yang lalu ini materi akan terus berubah dan dari sekumpulan kabut dan gas yang sangat luar biasa luas ini kemudian mulai menggumpal dan berputar dalam kumpulan kabut raksasa yang memutari porosnya.

Putaran ini semakin lama semakin menguat seperti layaknya membuat sebuah momentum. Sedangkan kabut kabut kecil yang tidak terikut dalam gumpalan raksasa ini terlempar keluar dan jumlahnya sangat banyak sehingga membentuk cakram raksasa di angkasa.

Sementara itu kabut raksasa ini terus memutar dan menggumpalkan materi lebih kuat ke dalamnya hingga suatu waktu gumpalan kabut ini sudah terkonsetrasi terlalu jenuh sehingga meledak lah gumpalan ini sampai berkeping keping sehingga muntahan dari ledakan ini membentuk yang namanya galaksi dan nebula yang jumlahnya sangat banyak sekali ini.

Akibat ledakan ini juga membuat seluruh alam semesta langsung mengembang dengan cepat dan terus mengembang sampai sekarang. Dan di antara sebegitu banyaknya galaksi ini lah terdapat galaksi dimana bumi berada yang di sebut milkyway atau galaksi bima sakit yang telah di sebutkan diatas.

Di dalamnya juga ada tata surya matahari dan bumi juga merupakan bagian dari gas yang telah mendingin membeku, mengeras hingga akhirnya membentuk planet yang kita huni sekarang. Perjalanan pembentukan bumi ini tidak berlangsung secara singkat karena berlangsung selama 4.6 milliar tahun sampai menghasilkan kondisi yang memungkinkan munculnya kehidupan pertama di bumi dan terus berevolusi sampai sekarang.